oleh

Plt Kadis Ketahanan Pangan Bulukumba Buka Sosialisasi P2L Melalui DAK NF

MATARAKYATMU.- Pelaksana tugas Kadis Ketahanan Pangan Kabupaten Bulukumba Hj.Darmawati, membuka kegiatan sosialisasi Pekarangan Pangan Lestari ( P2L ) melalui Dana Alokasi Khusus Non Fisik (DAK-NF) Bidang Ketahanan Pangan dan Pertanian, Selasa ( 6 /4) di rumah Ketua  KWT Maddennuang Desa Bontobangun Kecamatan Rilau Ale.

Saat membuka kegiatan itu, Plt Kadis Ketahanan Pangan Hj.Darmawati menyampaikan, kita patut bersyukur karena Kelompok Wanita Tani Maddennuang, merupakan salah satu KWT di Kabupaten Bulukumba yang mendapat bantuan dari Pemerintah.

” Alhamdulillah, dari sekian banyak KWT yang ada di Bulukumba, KWT Maddennuang mendapat bantuan dari Pemerintah, dan saya berharap bantuan ini betul betul dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Dan bantuan dalam bentuk dana tersebut langsung masuk ke rekening masing masing Kelompok. Jadi tolong dana bantuan ini digunakan sesuai peruntukannya, bukan untuk kepentingan lain,” terang Plt.Kadis Ketahanan Pangan.

Hj.Darmawati juga mengimbau para ibu ibu anggota KWT agar memanfaatkan pekarangan yang ada, selain demplot, agar hasilnya bisa dinikmati oleh keluarga, sekaligus juga bisa berbagi kepada tetangga sekaligus bisa menanbah pendapatan keluarga.

Sekedar diketahui, peserta yang mengikuti sosialisasi tersebut sebanyak 20 orang, terdiri dari pengurus dan anggota Kelompok Wanita Tani Maddennuang.

Kabid Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan A. M. Iqbal, selaku tim teknis Kabupaten melaporkan, tujuan sosialisasi dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada kelompok penerima bantuan tentang teknis pelaksanaan kegiatan serta mekanisme pemanfaatan bantuan pemerintah.

Disampaikan penekanan kegiatan P2L adalah meningkatkan konsumsi pangan, utamanya sayuran di tingkat rumah tangga dan budidaya sayuran berorientasi pasar, sehingga dapat menambah penghasilan.

Kemudian tambah A.Iqbal, pemanfaatan bantuan pemerintah, harus disertai dengan laporan semester dan tahunan sebagai bentuk pertanggungjawaban OPD Dinas Ketahanan Pangan.

Sedangkan KWT dan pendamping melakukan pelaporan setiap bulan melalui aplikasi ebudgeting/pertanian.

” KWT harus memanfaatkan bantuan sesuai peruntukannya yang tercantum dalam Rencana Kegiatan dan Kebutuhan Anggaran (RKKA) yang dibuat oleh kelompok,” terang A.Iqbal.

Sedangkan monitoring, pengawasan dan evaluasi dilakukan oleh OPD penanggung jawab kegiatan, untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan anggaran. Dan sumber pendanaan kegiatan melalui Dana Alokasi Khusus non Fisik.

Sosialisasi ini juga dihadiri Hasriyana dari pendamping kegiatan P2L DAK non fisik, Harnisal PPL Desa Bontobangun dan A.M.Iqbal Kabid Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan selaku tim teknis Kabupaten.- Suaedy.-

Komentar

News Feed