oleh

Asisten Administrasi dan Pembangunan Buka Seleksi Calon Peserta STQH

MATARAKYATMU.- Sebelum pelaksanaan lomba STQH ( Sari Tilawah Qur’an dan Hadist ) tahun 2021 yang akan dipusatkan di Kabupaten Sidrap, Pemkab Bulukumba melalui Bagian Kesra, menggelar seleksi bagi calon Kafilah yang akan mewakili Bulukumba berlomba di Sidrap, yang akan dilaksanakan pada 21 – 26 Mei 2021 mendatang.

Bupati Bulukumba HA.Muchtar Ali Yusuf yang diwakili Asisten Administrasi dan Pembangunan Junaedy Abdillah, saat membuka seleksi tersebut, berharap kepada Qari dan Qariah yang mengikuti seleksi agar mempersiapkan diri secara matang, baik pisik maupun mental.

” Saat ini, adik adik adalah yang terbaik, karena telah terpilih menjadi duta Kabupaten Bulukumba pada event STQH Tingkat Provinsi Sulsel yang akan dilaksanakan pada Mei mendatang di Kabupaten Sidrap,” kata Bupati melalui Asisten Administrasi dan Pembangunan dihadapan peserta seleksi dan pejabat lainnya di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba..

Selain itu, Bupati juga menekankan kepada semua pihak agar ikut berperan dalam mensukseskan STQH, apalagi Bulukumba dikenal dengan Perda Keagamaannya.

Kegiatan ini juga dihadiri
Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Hj.Darmawati, Kepala Kemenag H.Muh.Yunus dan jajaran, Kabag Kesra A.Esfar Tenri Sukki, Kasubag Pembinaan Sosial A.Mirza Melani, para Camat, Ketua BAZNAS H.Yusuf Shandy, Ketua LPTQ, dan tim penyeleksi peserta STQH.

Kasubag Pembinaan Sosial yang juga panitia pelaksana A.Mirza Melani, melaporkan dari 4 cabang yang dilombakan, yaitu Tilawah Anak anak dan Dewasa, Hafalan/Hifdzil 1 Juz, 5 Juz, 10 Juz, 20 Juz, dan 30 juz. Serta Tafsir Bahasa Arab, Hafalan 100 Hadist dan hafalan 500 Hadist.

Juga dilaporkan rencananya sesuai jadwal, penerimasn Kafilah di Kabupaten Sidrap pada tanggal 19 Mei 2021 sampai 21 Mei 2021.

” Dari 4 cabang lomba, hanya tilawah anak anak dan dewasa yang diseleksi, selanjutnya mengikuti TC, sementara 3 cabang lainnya dilakukan penunjukan langsung,” jelas A.Mirza, dan menurutnya
TC akan dilaksanakan selama 3 hari, sebelum berangkat ke Kabupaten Sidrap.

Disampaikan pula, Panitia Pelaksana mengimbau agar Kafilah membawa hasil rapid test dan BPJS. ” Jika ada Kafilah yang tidak memiliki hasil pemeriksaan rafid test, maka Pemda Sidrap menyiapkan petugas untuk melakukan rapid test,” terang A.Mirza.- ( Suaedy )

Komentar

News Feed