oleh

Bupati Andi Utta Minta Supplier Beras dan Buah Segera Diperiksa

-Daerah-1.030 views

Kadis Kominfo Bantah jika Bupati hanya urus Banjir

MATARAKYATMU.- Menyikapi laporan yang diterima Bupati Bulukumba HA.Muchtar Ali Yusuf, terkait bantuan sosial berupa beras dan buah untuk Wilayah Kecamatan Bulukumpa dan Kajang yang tidak layak dikonsumsi, membuat Bupati kecewa, bahkan Bupati telah menunjukkan ketegasan untuk melakukan langkah hukum terkait hal ini.

Berkembangnya sorotan melalui media terkait hal ini, khususnya yang menilai jika Bupati hanya mengurusi banjir di Bulukumba, mendapat tanggapan dari Kadis Kominfo Daud Kahal.¬† ” Itu tidak benar, sejak dilantik pada 26 Februari 2021 lalu, sangat banyak yang telah dilakukan oleh Bupati dan Wabup, terutama dalam melaksanakan program 100 hari Pemerintahan A.Muchtar Ali Yusuf dan A. Edy Manaf,” terang H.Muh.Daud Kahal.

Pemerintahan saat ini, katanya, tentu penting untuk melakukan konsolidasi dalam menata pemerintahan yang harus sejalan dengan irama kebijakan yang akan dilakukan, terutama target untuk merampungkan RPJMD yang sedang dibahas di DPRD.

Sektor Pertanian, Pariwisata, Perikanan saat ini mulai diakselrasi untuk meningkatkan produksi dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat pada umumnya, dan banyak lagi hal yang telah dilakukan untuk mendorong kinerja pemeritahan agar dapat sesuai dengan target yang akan dicapai.

” Jadi keliru jika dikatakan Bupati hanya mengurus Banjir,” kata Kadis Kominfo H.Muh.Daud Kahal.

Terkait dengan masalah bantuan,
Bupati Andi Utta, sapaan akrabnya, telah meminta agar masalah ini harus segera diusut atau diperiksa.

” Tentu pihak terkait di internal pemerintah daerah akan dimintai penjelasan untuk selanjutnya jika itu dinilai sebagai sebuah penyimpangan maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tambah Daud.

Kepada media ini, Selasa (18/5) malam, Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf menyampaikan, sesuai laporan yang dia terima, baik melalui foto maupun video, dia sangat kecewa karena beras yang disalurkan tidak layak dikonsumsi.

” Beras dan buah apel yang disalurkan tidak layak dimakan, dan harga beras seperti ini ( seperti pada foto yang dikirim red ) kwalitasnya rendah dan harganya pada kisaran Rp.4000/liter. Demikian juga dengan buah Apel tidak layak dikomsumsi,” tegas Bupati Andi Utta.

Dan menurutnya setelah  ada pihak yang menkonfirmasi kepada salah satu Supplier,  kalau buah dan beras bantuan sosial ini tidak layak untuk dikonsumsi, menurut Bupati, yang bersangkutan menjawab kalau tidak diterima biar diganti.

” Tapi kondisi sudah tersalurkan, sayang kwalitas bantuan dari supplier sudah terjadi sejak Juni 2020 sampai sekarang,” tulis bupati melalui WhatShap sambil menyampaikan kalau budgetnya Rp. 7000 per liter.

” Harus diperiksa ini Supplier,” tegas Bupati sambil menilai bantuan sosial di lapangan parah.- SL

Komentar

News Feed