oleh

Bupati Maros Buka TMMD ke 112

MATARAKYATMU. – Program TMMD Kodim 1422/Maros resmi dibuka Bupati Maros Andi Syafril Chaidir Syam. S.I.P., M.H, dihadiri Kasrem 141/Toddopuli. Kolonel Arh Elphis Rudy, S.E.,M.M.,M.Sc.,M.S.S. mewakili Danrem 141/Toddopuli di aula Makodim 1422/Maros. Jln Dr Ratulangi, Kec. Turikale, Rabu ( 15/08/2021 ).

Selain itu juga hadir Dandim 1422/Maros Letkol Inf Budi Rahman, Danbrigif PR-3/Kostrad diwakili Mayor Inf Gusti Agus Suarbawa S.I.P, Kapolres Maros diwakili
Kompol Husain, Kapten Inf Ilham. (Pasi Bakti korem 141/Toddopuli), Para Perwira seksi Kodim 1422/Maros.

Kapenrem 141/Toddopuli. Mayor Arm Arfan Towasi. mengatakan, kegiatan pembukaan ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan perkakas program TMMD Kepada perwakilan prajurit yang akan bertugas dilokasi perintisan jalan.

Bupati Maros Chaidir Syam
saat membuka kegiatan itu menyatakan dia sangat mengapresiasi kegiatan TMMD ke 112 ini, apalagi lokasi yang menjadi sasaran untuk TMMD Kodim 1422 Maros, adalah lokasi yang tepat, sebab merupakan daearah terisolir.

“Saya berterima kasih kepada TNI, karwna mampu membuka akses yang memang dibutuhkan masyarakat,” kata Bupati.

Dia berharap kegiatan TMMD dapat berjalan dengan baik, dan kedepan masyarakat dapat langsung merasakan kemerdekaan nyata dan Ini merupakan bentuk pengorbanan kita untuk masyarakat.

” Insya Allah, program TMMD ini akan berjalan lancar dan jalan sudah dapat diakses, maka Insya Allah sarana dan prasarana kedepan akan semakin baik,” sebutnya.

Sementara itu Komandan Kodim (Dandim)/1422 Maros, Letkol Inf Budi Rahman mengatakan, kegiatan ini akan berlangsung selama sebulan, mulai dari 15 September hingga 14 Oktober 2021 di Desa Bontomatinggi dan Desa Bontomanurung.

” Dalam program TMMD ini akan dilakukan berbagai kegiatan, diantaranya ada empat sasaran fisik yaitu perintisan jalan, pembangunan masjid dan MCK,” katanya.

Untuk jalan 2.120 meter sudah kita buka . 1.550 meter sudah terbentuk jalan. Dan masih kurang 600 meter yang akan dirapikan dan ditata, serta pembangunan duiker delapan titik untuk mencegah lonsor.

” Saya optimis target penyelesaian TMMD akan selesai tepat waktu, yaitu seminggu sebelum penutupan 100 persen telah selesai. Namun target kami dalam waktu sepuluh hari ini sudah finishing rintisan jalan, selanjutnya beralih kesasaran kedua yakni pembangunan mesjid,” katanya.

Ditempat yang sama Danrem 141/Toddopuli diwakili Kasrem 141/Toddopuli. Kolonel Arh Elphis Rudy, mengatakan pada program TMMD semua pihak harus bersinergi, tidak hanya dengan Forkopimda, tapi justru dengan masyarakat.

Dia juga mengpresiasi semangat warga setempat, sebab ibu dan anak-anak juga ikut berpartisipasi.

” Ini wujud nyata bahwa ada daerah terisolir yang perlu kita tengok dan perlu kita buka. Makanya untuk bisa membantu masyarakat itu perlu dilakukan sinergi seluruh unsur-unsur di wilayah supaya kita bisa membantu dalam membangun ekonomi, sehingga bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat,” pungkasnya.- ( penrem 141/tp )

Editor :  suaedy

Komentar

News Feed