oleh

Ketua BAZNAS Bulukumba Berharap Adanya Sinergitas BAZNAS dan BWI

MATARAKYATMU.- Wakaf bukan hanya dalam bentuk tanah untuk pembangunan masjid atau pesantren. Selain wakaf tanah (tidak bergerak), bisa juga dalam bentuk wakaf tunai, ada pula namanya wakaf berjangka dan wakaf manfaat.

Wakaf tunai bisa berubah menjadi sebuah usaha bengkel, toko atau warkop yang hasilnya dapat dinikmati oleh para santri atau pelajar dan mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan.

” Pada International Conference World Zakat Forum, 4-5 Desember 2021 lalu, yang sempat saya ikuti selama dua hari, para pembicara dari berbagai negara di Asia, Afrika, Rusia dan Amerika menekankan pentingnya sinergi BAZNAS – BWI dalam kerja-kerja pengembangan ekonomi umat, di berbagai sektor, guna mengentaskan kemiskinan dan menyejahterakan umat,” tulis Ketua BAZNAS Bulukumba H.Muhammad Yusuf Shandy, LC pada akun Facebooknya.

Terbentuknya Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Bulukumba, sebuah lembaga independen yang diamanahi mengurus wakaf sesuai dengan UU 41/2004, PP 42/2006 dan PMA 73/2013.

” Kita berharap dapat memberikan kontribusi besar bagi kesejahteraan warga Butta Panrita Lopi,” katanya.

Dia juga berharap BWI Kab. Bulukumba dibawah kepemimpinan Andi Misbah Jabir, dapat memainkan peran dalam upaya-upaya pembinaan nazhir dan pengelolaan wakaf secara kreatif dan inovatif, untuk Bulukumba lebih maju.-(*)

Editor Suaedy

Komentar

News Feed